Friday 15 November 2013

Keselamatan Kerja SMK Kelas X otomotif


a.      Pengertian Keselamatan kerja
Pengertian tenaga kerja
Tenaga kerja adalah tiap orang yang mapu melakukan pekerjaan baik didalam maupun diluar hubungan kerja guna menghasilkan jasa atau barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pengertian tempat kerja
Tepat kerja adalah ruangan atau lapangan, tertup atau terbuka, dimana tenaga kerja bekerja atau yang sering dimasuki tenaga kerja untuk suatu keperluan, suatu usaha dimana tempat sunber  atau sumber – sumber berbahaya.
b.      Tujuan kesehatan kerja
Keselamatan kerja mempunyai tujuan sebagai berikut :
                              1.      Mencegah terjadi kecelakaan
                              2.      Mencegah timbulnya penyakit akibat pekerjaan
                              3.      Mencegah / mengurangi kematian
                              4.      Mencegah / mengurangi cacat tetap
                              5.      Mengamankan material, konstruksi, pemakaian pemeliharaan bangunan – bangunan, alat – alat kerja, mesin – mesin, pesawat – pesawat, instalasi – instalasi dan sebagainya.
         6. Meningkatkan produktifitas kerja tanpa memeras tenaga kerja dan menjamin kehidupan produktifitasnya.
                              7.    Mencegah pemborosan tenaga kerja, modal, alat – alat, dan sumber – sumber produksi lainnya sewaktu kerja.
              8.  Menjamin tempat kerja yang sehat, bersih, nyaman dan aman sehingga dapat menimbulkan kegembiraan semangat kerja.
                              9.     Memperlancar meningkatkan dan mengamankan produksi, industri dan pembangunan.
c.       Prosedur pencegahan Kecelakaan
a.       Tindakan pencegahan kecelakaan
                Untuk mengatasi terjadinya kecelakaan atau mengatasi suatu keadaan yang tidak     beres ( tidak aman ), maka dengan segera mengambil tindakan – tindakan keselamatan yaitu :
                                                 1.      Singkirkan bahaya
                                    2.      Apabila dalam tempat kerja ( pabrik / bengkel ) melihat suatu alat / perlengkapan yang membahayakan misalnya ada benda tajam dengan posisi yang tajam menghadap keatas, pindahkan segere benda tersebut pada tempat yang semestinya ketempat yang aman dan berilah penerangan – penerangan demi keselamat bersama.
                                                3.      Pakailah alat – alat pelindung
Kadang – kadang terdapat pula peralatan mesin – mesin yang berputar dan berbahaya seperti ban – ban dan roda – roda gigi yang terbuka yang sukar untuk dipindahkan, maka untuk mengatasi hal ini pakailah hidung pengaman dan alat pelindung yang dipasang menyelubang bagian – bagian yang mebahayakan.
                                                4.      Peringatan
jika tidak mungkin untuk dipasang tudung pengaman misalnya salah satu mesin sedang diperbaiki yang tidak boleh diganggu untuk keamanan pasanglah papan – papan peringatan dengan tulisan yang jelas dan mudah terbaca serta cukup singkat degan perkataan “ bahaya “ atau jangan dijalankan.
b.      Menguasai  tindakan yang tidak aman
Untuk dapat mengatasi dan mengendalikan sebab – sebab tindakan tidak aman dari seseorang, perlu penelitian dan perbaikan degan seksama dalam beberapa hal :
-          Pengawasan
-          Analisa jabatan
-          Menanamkan disiplin kerja
-          Penepatan yang tepat dari para pekerja sesuai dengan jurusannya, keahliannya dan sesuai dengan bakatnya masing – masing.
-           Pemeriksaan kesehatan pada permulaan kerja dan pemeriksaan kesehatan berkala.

Mencari / menyelidiki sebab – sebab kecelakaan
Sebelum mengambil tindakan pencegahan adalah penting untuk menyelidiki dan mengetahui :
1.      Sebab – sebab dari kecelakaan yang telah terjadi
2.      Bahaya – bahaya dari kecelakaan yang ada, yang dapat menyebabkan kecelakaan.
3.      memeriksa semua kecelakaan
4.      Membuat daftar dan statistik kecelakaan
5.      Memeriksa semua keadaaan disekitar tempat kerja

No comments:

Post a Comment